“MERAYAKAN NATAL? APA SALAHNYA?”
Mengapa Alkitab tidak mencatat dengan pasti tanggal kelahiran Yesus Kristus , dan tidak memerintahkan utk memperingatinya tapi kita merayakannya, dan umumnya tanggal 25 Desember?
Memang Alkitab tdk mencatat dgn pasti hari kelahiran Yesus Kristus, Ini utk menyelaraskan dengan apa yg dikatakan Tuhan Yesus bahwa tdk ada seorangpun yg tahu kapan waktu kedatangan-Nya yg ke dua.
Akan tetapi Alkitab mencatat adanya para malaikat yg memuji Allah, dan adanya undangan kpd para gembala yg sedang berjaga. Bukankah ini juga berarti bahwa ada himbauan kpd setiap orang percaya untuk memuji Dia utk menyambut kedatangan-Nya ke dunia? Bukankah setiap orang percaya juga merupakan gembala bagi orang-orang disekitarnya?, berarti kita sbg para gembala diundang utk ikut merayakan hari kedatangan-Nya ke dunia.
Kita tdk berada pada masa kelahiran Sang Raja Damai, akan tetapi kita bisa merasakan dampak kelahiran-Nya, apa salahnya kalau kita ikut merayakan sbg tanda sukacita atas hari kelahiran-Nya spt para malaikat dan gembala?
Adakalanya Alkitab tdk memberikan perintah secara jelas, namun kita orang percaya diberikan hikmat untuk dpt lebih mengerti apa yg dimaksudkan oleh Firman Tuhan. Kita gak perlu tgl yg pasti utk merayakan Natal sbg hari kedatangan-Nya ke dunia, spt juga kita gak menuntut tgl yg pasti utk kedatangan-Nya kembali. yang diperlukan hanyalah hati yg penuh syukur dan penuh sukacita dalam menerima kenyataan bahwa Dia telah lahir bagi kita, dan Dia pasti kembali untuk menjemput kita yang percaya kepada-Nya.
Selamat merayakan Natal 2011 dgn penuh sukacita, GBU all.