berandateropongpelangifreeware
 
   

 

Index Teropong

Bangkit Jadilah Terang
Bawa Bodyguard
Belajar Kepada Semut
Bukan Sekedar Janji
God on the Mountain
Halal & Haram
Hamba yang Merdeka
Kasih Identik dengan Penginjilan
Keluar, Bukan Tempatmu
Keterbukaan Awal Pemulihan
Ketika Tuhan Menjawab
Membangun Kepedulian
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 1
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 2
Mengapa Tuhan Mengutuk Pohon Ara?
Mengubah Masalah Menjadi Mutiara
Menjebol Kemapanan
Menyiapkan Tunas Muda
Pelantikan yang Fenomenal
Pemberian Terbaik
Penginjilan Arwah
Perlukaan Untuk Pemulihan
Power of the True King
Raih Sukses Setelah Gagal
Ulet, Ulet dan Ulet
Menjadi Kepala Bukan Ekor
Lebih dari Pemenang
Logo Baru
Warga Kerajaan Allah
Berkat bagi Orang Percaya
Bertumbuh di dalam Iman
Penyesat ada dimana-mana
Alkitab Menjawab
Kemerdekaan yang sebenarnya
Lembah Kekelaman
Menembus Tembok Tahun 2011
Kemenangan Bersama Yesus
Yesus Ada Di sana
Hamba Yang Setia
Kayu Salib Jaminan Mahkotaku
Kuasa Kebangkitan Yesus

 

 

PERLUKAAN UNTUK PEMULIHAN

Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak
dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

(Yoh. 15:8)

Seorang bapak sedang melukai batang pohon mangga di halamannya. Ia heran mengapa beberapa  musim terakhir pohon mangganya tidak lagi berbuah. Atas saran seorang teman dia mulai melakukan perlukaan di sekeliling batang pohon mangganya. Konon, katanya dengan disakiti maka pohon mangga akan kembali berbuah.

Kebiasaan melakukan perlukaan pada pohon-pohon buah adalah hal yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pernah suatu kali ditayangkan di sebuah stasiun TV seorang bapak yang berhasil membuat pohon jambu airnya berbuah dengan tidak mengenal musim, dan memang pada gambar yang ditayangkan terlihat tiap cabang pohon jambunya mengeluarkan buah yang banyak. Ketika ditanyakan bagaimana itu dapat terjadi maka bapak itu mengatakan : Rahasianya katanya, saya melakukan perlukaan pada setiap cabang yang saya ingini berbuah.

Dalam sebuah buku kecil mengenai merawat pohon buah-buahan dijelaskan secara sepintas bahwa adakalanya diperlukan perlukaan batang pada tanaman buah untuk merangsang pembentukan buah. Dikatakan bahwa pohon yang tidak mau berbuah disebabkan sirkulasi pada pohon itu terganggu, hanya menyalurkan makanan yang didapat dari akar keseluruh bagian pohon dan kemudian kembali ke akar sehingga tidak terdapat penimbunan makanan. Perlukaan yang dibuat pada kulit pohon akan menghambat makanan yang telah diolah di daun kembali ke dalam tanah, sehingga dengan dengan demikian akan terjadi penimbunan yang kemudian akan merangsang timbulnya bunga dan kemudian menjadi buah.

Dari kisah di atas, untuk mempertahankan buah dalam kehidupan kita ternyata diperlukan suatu kekonsistenan dalam memelihara siklus yang sehat agar dapat terus berbuah. Menyisihkan dari apa yang kita punya : waktu dan materi untuk Tuhan dan sesama, merupakan suatu usaha untuk mempertahankan siklus berbuah yang sehat, kecuali kita melilih perlukaan yang dilakukan oleh Tuhan untuk pemulihan.

(paul herwanto)

 

 

 

www.kemurahanmu.com