Menjadi Kepala Bukan Ekor
Tahun 2010 baru saja dimulai, kini kita memasuki tahun yang baru. Ada banyak hal yang kita alami selama tahun 2009, baik suka maupun duka, ada banyak hal yang belum dapat diselesaikan. Firman Tuhan menjanjikan setiap orang yang takut kepada-Nya untuk menjadi kepala, bukan ekor.
Banyak kali janji Tuhan ini di salah artikan bahwa kita semua harus menjadi pemimpin. Apabila tidak menjadi pemimpin dan selalu menjadi bawahan dianggap orang yang tidak disertai Tuhan.
Pelajaran yang didapat dari Daniel, Sadrakh, dan Abednego kiranya dapat membuka pengertian kita, mereka adalah pemuda-pemuda tawanan dari kerajaan Yehuda. Nyawa mereka sangat tergantung dari Raja Babel yang menajdi pemilik mereka.
Keberanian dan kesungguhan mereka dalam mengikut Tuhan, sehingga mereka menolak semua makanan raja yang sangat tidak sehat, disertai dengan minuman anggur yang memabukkan, dan juga didahui dengan mempersembahkannya kepada berhala. Hal ini yang merupakan suatu kebenaran yang Tuhan balas dengan kesehatan yang luar biasa, Tuhan juga memberikan mereka hikmat yang sepuluh kali lebih tinggi dari orang-orang pintar di negeri Babel.
Walaupun mereka tidak pernah menjadi Raja Babel akan tetapi mereka menjadi acuan dalam pengambilan keputusan raja. Mereka bukan pemimpin akan tetapi mereka berperan sebagai kepala karena hikmat yang Tuhan berikan.Takut akan Tuhan menjadikan mereka orang-orang yang luar biasa, mereka menjadi kepala bukan ekor.
Kita mulai tahun 2010 dengan takut akan Tuhan dan hidup kudus seperti daniel dan kawan-kawan agar kita menjadi kepala. Kiranya Tuhan Yesus memberkati !
(paul herwanto)