BERTUMBUH DI DALAM IMAN
Sejak manusia pertama jatuh ke dalam dosa dan kemudian diusir dari Taman Eden, manusia tidak dapat lagi melihat Allah. Nuh, Abram dan banyak para tokoh Alkitab yang belum pernah melihat Allah akan tetapi mereka percaya kepada Allah yang tidak pernah mereka lihat. Apa yang menjadi kunci iman mereka? ternyata mereka bukan sekedar percaya tetapi juga mempercayakan diri kepada Allah.
Lama setelah masa itu Allah rindu untuk dapat bertemu dan menyatakan diri-Nya kepada manusia. Oleh sebab itu Allah datang ke dunia dan berinkarnasi dalam rupa Yesus untuk menyatakan diri-Nya. Oleh sebab itu Yesus mengatakan siapa yang telah melihat Aku maka ia telah melihat Bapa, karena memang Yesus itu adalah Allah itu sendiri.
Sebagai orang percaya, kita lebih beruntung dari Abram yang merupakan Bapak orang percaya. Abram hanya mendengar suara Allah, akan tetapi kita bukan hanya mendengar tetapi juga memiliki gambaran Allah yang lengkap di dalam Alkitab.
Alkitab memberikan gambaran dan keterangan yang lengkap mengenai Yesus yang adalah Allah itu sendiri. Kita harus memiliki iman yang bukan sekedar percaya tetapi juga mempercayakan diri seperti para tokoh Alkitab. Karena hanya dengan mempercayakan diri kita maka kita dapat hidup melekat dengan Allah.
Kiranya Roh Kudus membuat kita memiliki iman yang terus bertumbuh seperti mereka. (paul herwanto)